LULUS

Sudah berbulan-bulan tidak ng-post maklum sibuk dengan si tugas akhir yang lucu itu, ya SKRIPSI. Sedari awal tahun memusatkan perhatian penuh sama si skripsi dan akhirnya sampai juga pada kata selesai dan LULUS. Alhamdulillah terus diucapkan terimakasih juga selalu di persembahkan buat mama, papa, dosen pembimbing dan semua rekan yang membantu penyelesaiannya.

Hari itu, 29 September 2014 saya dan kawan kawan menghadapi ujian munaqasah, ujian yang merupakan puncak penyelesaian dari studi saya selama 4 tahun. Perasaan takut, haru, cemas semuanya terasa saat itu sampai akhirnya semuanya berujung dengan rasa bahagia, bangga dan syukur karena dinyatakan lulus dengan nilai yang alhamdulillah bisa membuat papa mama tersenyum bangga. Yaahh,, walaupun ini semua belum sempurna karena saya masih harus berjuan untuk mengurus hal ihwal wisuda dan harus menunggu jadwal wisuda tahun depan, yah Februari 2015, tapi ngga papa kelulusan saya ini sudah cukup membahagiakan saya dan semua orang yang selalu mendoakan saya. 

Selanjutnya yang ngga kalah membahagiakan adalah ucapan selamat dari semua kawan terdekat, mereka selalu heboh disetiap momennya. pembuatan selempang, keharusan saya memakai itu dan berfoto dengan mereka satu-persatu waahh pokoknya totally thanks friends :*


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kata dan Bahasa



Pengguna bahasa biasanya tak mempedulikan kata apa yang ingin disampaikan, makna apa yang terkandung dalamnya, untuk siapa kata itu ditujukan. Itu terjadi ketika pengguna bahasa memfungsikan bahasa sebagai alat ekspresi diri mereka.

Pengguna bahasa terkadang sangat berhati-hati memilih kata yang digunakan, menyesuaikan kata untuk orang yang ditujukan, bahkan membedakan penggunaan kata sesuai tingkatan orag yang dituju. Benar, itu karena mereka memfungsikan bahasa sebagai alat komunikasi.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Box to remember (2)

Berbicara tentang ingatan, kenangan, terkenang, semua itu tentang efek dari sesuatu yang berkesan dan berarti. Postingan kali ini masih tentang benda yang harus selalu kekal kenangannya. yaa kenangannya bukan wujudnya. 



Berkesan,,,, sudah pasti mereka berkesan.Singkat cerita boneka-boneka kecil dari kertas itu hadiah ketika umur saya 20 tahun dari sang pacar waktu itu. Terlihat hambar bagi yang tak bisa menafsirkan. tapi untuk saya ini lebih berharga  daripada sepatu flat lucu dan mahal yang saya idamkan pada waktu itu. well... karena ini rangkaian kertas buah karya darinya, barang mahal bisa dibeli dengan instan. Tapi benda yang kecil ini butuh waktu banyak untuk merangkainya, butuh ketelitian dan kesabaran untuk hasil semuus itu. Itulah nilai plus nya, dan nilai yang membuat benda ini begitu mengesankan. 

Thanks a lot babe :))))

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Box to Remember

Segala sesuatu apapun itu selalu meninggalkan bekasnya, jika itu benda maka ia meninggalkan kenangan. Kenangan entah yang tersimpan atau terbuang pasti akan tetap melekat pada benda benda itu. Sebagai orang yang tidak mampu menyimpan sesuatu dalam kurun waktu yang lama, selalu mencari cara bagaimana menyimpan benda dengan bekas yang mereka tinggalakan itu agar kelak mampu ia ceritakan pada generasi penerusnya..

Postingan kali ini bertema benda benda dengan segala sebab dan akibat yang ditimbulkannya, mungkin sebab nya bisa kita sebut namun efek atau akibat itu hanya kita yang mampu mengerti. Let's see them...

Boneka kotak yang terbuat dari kertas, dengan muka yang penuh ekspresi yang biasa disebut orang "DANBO" diberikan awal tahun 2012 dan dibuat langsung di depanku oleh tangan nya, yaaahh iya dengan ketelitiannya, kemauannya dan kesabaran nya ber jam jam merancang nya untuk saya. katanya untuk saya khusus. Trimakasih ini terus mengalir dari awal pemberian sampai sekarang :)).


Yang selanjutnya masih darinya,, mereka diberikan secara bertahap si kuning diberikan entah kapan tepatnya 3 setengah tahun yang lalu, si pink diberikan 2 tahun yang lalu. Memang saya sangat menyukai akan karakter mereka dan film mereka, seperti anak kecil mungkin, tapi ini tentang sebuah kesukaan. Kita tidak akan pernah bisa mengatur apa yang orang lain suka, pantas atau tidak itu urusan mereka. Selama itu tidak merugikan orang lain dan diri mereka sendiri. Okeh mari liat bob-bob and patt... 

That's Patt sahabat terbodohnya si spongebob (bob-bob) "Knowledge cannot replace a friendship, I'd rather be an idiot than to lose you"--Patrick


That's bob-bob and his friends,, "tidak ada seseorang yang bisa merubah orang lain, tapi sesorang bisa menjadi alasan orang lain untuk berubah" --Spongebob.

Sekian. Dan akan disambung di session selanjutnya. Thanks a lot.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Just Post

Late post sih ini judulnya, baru mau menuliskan apa yang ditargetkan untuk satu tahun kedepan ini. oke biar inget dan di masa tua bisa dibuka lagi nih tulisan. 2014 itu baru dimulai, mencoba membuat list-list target seperti tahun tahun sebelumnya. Well bagi sebagian orang ga penting mungkin, tapi hidup tu jangan meniru orang lain lah kalo bisa punya opini sendiri mah.

Let's see this :
2014 dikatakan sukses apabila saya sudah:
1. Rajin Sholat
2. Rajin Baca Alqur'an
3. Rajin Olahraga
4. Bangun Pagi
5. Sukses Skripsi
6. Wisuda
7. Rajin baca buku
8. Jadi anak yang membanggakan


baiklah, rencana boleh dibuat seindah mungkin untuk masalah hasil kita serahkan aja pada waktu kemauan dan keuletan menggapai rencana rencana itu. Lihat hasilnya di akhir tahun 2014 kelak.
Bye~

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Menjelang awal tahun

Ini akhir tahun 2013 dan lagi ceklis-ceklis in resolusi 2013 mana yang suda tercapai, ya itulah aku yang selalu mencoret coret kertas di awal tahun, menuliskan target target yang ingin dicapai,, tahun 2013 suda mau berakhir dan dari list target yang ada masih dua hal yang belum bisa tercapai..

Resolusi 2013 :
1. Rajin sholat 5 waktunya
2. Lebih sering baca Al-Qur'an
3. Beli printer tanpa uang papa mama
4. Sukses PPKT
5. Lebih Profesional berkarirnya (privat)
6. Banyakin kostum guru sungguhan

Alhamdulilah sampai hari ini, yang belum tercapai 2 hal. point 1 dan 2 itu susaaaaahh banget buat diperbaiki, meski ditulis di list pertama setiap tahunnya, tetep aja belum tercapai, mungkin belum waktunya kali ya... Yah biar lebih baik lagi usaha untuk mencapai target yang belum dicapai.

2013 masih sisa seminggu lagi, masih bisa kok ngejar yang nomor 1 dan 2 itu, kalo gak ke kejar juga mari tetap menuliskannya di resolusi 2014..
Buat list-list resolusi 2014 nya nanti lah malam tahun baru dituliskan di sini, biar tidak hilang, selalu ingat dan jadi arsip di masa tua.

sambil muter lagu nya maroon5 yang nothing lasts forever,, lagi suka sama lagu ini sejak seminggu lalu. yaaaa suka aja, karena apa yang dalam lagu itu mirip sama cerita aku akhir tahun ini.. haha apalah. buat yang gatau lagunya nihhh aku kasihh...
t is so easy to see 
Dysfunction between you and me 
We must free up these tired souls
Before the sadness kills us both

I tried and tried to let you know 
I love you but I'm letting go 
It may not last but I don't know
Just don't know
 
If you don't know 
Then you can't care 
And you show up 
But you're not there
But I'm waiting 
And you want to 
Still afraid that I will desert you
 
## Everyday 
With every worthless word we get more far away 
The distance between us makes it so hard to stay 
But nothing lasts forever, but be honest babe 
It hurts but it may be the only way
 
A bed that's warm with memories
Can heal us temporarily 
The misbehaving only makes 
The ditch between us so damn deep
Built a wall around my heart 
I'll never let it fall apart 
But strangely I wish secretly 
It would fall down while I'm asleep

If you don't know 
Then you can't care 
And you show up 
But you're not there
But I'm waiting 
And you want to 
Still afraid that I will desert you

Tough we have not hit the ground 
It doesn't mean we're not still falling, 
Oh I want so bad to pick you up 
But you're still too reluctant to accept my help 
What a shame, I hope you find somewhere to place the blame 
But until then the fact remains

Back to ##

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ISI HATI COWOK

Saat-saat insomnia menyerang.. mau berbagi nih tentang bagaimana sih sebenarnya isi hati cowo kepada cewe yang mereka sayangi. Simak ya..
Sebelumnya,, ini tulisan dikutip dari catatan catatan kecil sang pacar "Rio Prayogi",, si kacamata yang satu ini jago banget kalo suruh mengacak-ngacak kata,,








ISI HATI COWOK


Kami tahu, kalian para wanita sungguh sebenarnya menghargai usaha yang kami lakukan. dan yang kalian harus tau, kami selalu bersungguh-sungguh untuk orang yang kami sayangi!
Hanya saja kami butuh kalian tersenyum ketika kamimerasa lelah, hampir putus asa, dan sungguh kamiakan kembali mngerjakan itu untuk kalian. semua! hanya karena kalian... 
Dan ya! kami pun tahu. bahwa ketika kalian hanyadiam dan meperlihatkan bahwa kalian bosan, kalian ingin kami tetap sabar.
tapi kami tidak mau terlihat tidak bisa mengerti kalian dengan mengajukan pertanyaan "jadi maunya gimana?".
kami akan diam sesaat, dan berpikir apa yang bisa membuat senyum kalian kembali lagi? 
karena senyum kalian yang menghidupkan hidup kami, sungguh! semua hanya karena kalian.
Kami sebenarnya pun tahu. bahwa kalian senang jika
kami menulis kata-kata romantis seperti di film2 korea yang kalian tonton.
kalian berangan-angan bahwa hal yang terjadi di film itu terjadi dalam kehidupan kalian? (*ya kan?).
tapi justru karena kalian sering mengangan-angankan hal itu, kami tidak melakukan itu untuk kalian, kami berpikir keras, memutar otak menyiapkan kejutan yang bahkan tidak terpikir di angan2 kalian, untuk melihat kalian tersenyum, sungguh! semua hanya karena kalian.. 

Kami pun tau, kalian menerima kami di samping kalian bukan semata2 kami tampan. Ketika kalian mengidolakan seseorang yang tampan maka kami akan memasang tampang tidak peduli, dan mencoba mengalihkan pembicaraan, 
bukan kami tidak peduli, sebenarnya kami cukup muak dengan cara
kalian menyanjung lelaki yang bahkan mengenal kalian saja tidak!
Tapi kami harus menjadi pemimpin yang baik untuk
kalian. dan menjadikan kami bersikap lebih bijaksana di depan kalian. sungguh! semua itu hanya karena kalian..

Kami cukup mengerti bahwa kalian menghargai setiap usaha yang kami lakukan untuk membantu kalian mengerjakan tugas kalian, 
ketika kalian mengatakan dalam kesulitan, sungguh kami akan berusaha sebisa kami untuk membantu kalian.
dan ketika kami datang kerumah kalian dengan makanan, tanpa tugas yang kalian butuhkan, artinya
kami tidak mendapatkan apa yang kalian cari dan yang ada dipikiran kami saat itu hanyalah bahwa usaha terakhir yang dapat kami lakukan hanya menemani kalian! hingga tugas itu selesai, meyakinkan bahwa kalian tidak lupa untuk mengisi perut kalian, 
kami sungguh khawatir pada kesehatan kalian..
sungguh,semua itu hanya karena kalian..
Kami tau, kalian kesal ketika kami mengacuhkan kalian hanya untuk bermain game bersama teman2 kami.
tapi ketika itu, ketika ada sedikit waktu, kami mencari handphone kami dan menanyakan kabar kalian,
karena kami ingin mengetahui kabar kalian.  dan tahukah kalian? sebelum kami bermain game itu, kami membicarakan pasangan kami masing-masing,
membanggakan bahwa kami memiliki pasangan terbaik di dunia! atau membicarakan masalah-masalah yang timbul pada hubungan kami, dan masing-masing akan memberikan sarannya untuk menyelesaikan masalah kita, 
Itu kami lakukan hanya karena kami ingin mendengarkan pendapat orang yang dekat dengan
kami mengenai keputusan yang akan kami buat.
Kadang memang kami mematikan handphone kami, namun ketika kami mengetahui kalian menelpon atau membaca sms dari kalian, maka kami akan meletakkan game itu dan berlari ke pojok kamar
menelepon kalian. tidak peduli teman2 kami bersorak sorak menggoda kami, 
sungguh, semua itu hanya karena kalian..
Kami pun sadar, kami bukan bayi yang harus kalian ingatkan untuk sembahyang, atau makan. kadang kami akan bersikap tak peduli. 
Namun ketika kami membaca sms kalian atau mendengarkan suara kalian ketika mengingatkan kami untuk makan, maka pada saat itu kami pasti tersenyum dan berterima kasih (walaupun tidak kami ucapkan), 
dan ketika kami membalas dengan kata-kata "iya, kamu juga ya..", maka kami benar2 tulus mengatakannya... sungguh, semua itu hanya karena kalian...
Ketika kami acuh pada kalian, maka pada saat yang sama kami sedang menyiapkan kejutan untuk kalian. 
Dan ketika kami memberikan barang milik kami pada kalian waktu mengantarkan kalian hingga pintu dan pamit pada orang tua kalian, maka kalian harus tau bahwa barang itu adalah barang yang berharga untuk kami. (walaupun barang itu terlihat biasa untuk kalian) 
Tolong tersenyumlah untuk kami, karena senyum itu yang menghidupkan hidup kami!
sungguh, semua itu hanya karena kalian..
Dan ketika kalian bersedih, lalu kami melakukan hal- hal konyol, melontarkan lelucon-lelucon yang mungkin tidak lucu.
maka kami sungguh tidak bermaksud memperkeruh suasana, kami ingin melihat kalian kembali tersenyum. hanya itu! dan ketika kalian melihat kami dengan pandangan tidak suka, maka ketika itu kami sungguh merasa bersalah, jalan terakhir yang akan kami lakukan adalah meminta maaf.. berharap itu dapat sedikit mengurangi beban kalian. sungguh, semua itu hanya karena kalian..
Sejujurnya kami tidak menyukai pujaan hati kami menangis.
Sungguh itu membuat kami bingung setengah mati!
maka tolong jangan salahkan kami, ketika kami meminta kalian berhenti menangis. namun kami pasti
akan mendengarkan apa yang kalian ucapkan dalam tangis kalian, dan percayalah, kami akan tetap
disamping kalian walaupun kalian menangis hingga tertidur di depan kami. 
maka, kami akan membawa kalian masuk kerumah dan pamit pulang pada ayah ibu kalian.  
Dan tunggulah, maka kami akan menelepon kalian keesokan harinya untuk menanyakan kabar kalian.
atau datang ke rumah membawakan coklat untuk melihat senyum kalian lagi.
sungguh, itu hanya karena kalian..
Bagi kami, kalian tetap yang tercantik! ketika kalian bertanya mengenai berat badan kalian yang naik? atau baju kalian yang mulai tidak cukup?
maka dalam hati kami tertawa. namun yang keluar dari mulut kami hanya senyuman.
kami akan berkata tidak, bukan untuk membohongi kalian, tapi karena di mata kami kalian tetap paling indah!! 
karena kami sebenarnya tidak mencari malaikat yang tanpa cela, atau bidadari yang paling cantik
sedunia, kami mempunyai peri kecil yang selalu ada di samping kami.
ya! ituadalah kalian.. mengertilah, sungguh, itu hanya karena kalian..
Ketika kalian berkata baik2 saja, maka kami akan tersenyum dan berkata, "ok, kalo ada apa2 bilang ya".
karena kami tidak ingin memaksa kalian mengatakan sesuatu yang tidak ingin kalian katakan pada kami, dan tanpa kalian minta kami akan bertanya pada sahabat kalian apakah kalian benar2 baik2 saja? jika sahabat kalian tidak mau menceritakannya maka kami tidak akan mencari tau lagi.
karena kami berharap kalian cukup mempercayai kami untuk menceritakan semuanya.. bukan karena kami memaksa kalian, sungguh, itu semua hanya karena kalian....
Dan ketika kalian membutuhkan kami, yakinlah bahwa kami akan selalu ada untuk kalian. 
ketika kalian mengatakan "tidak usah" pun, kami akan selalu ada di samping kalian. 
karena kalian adalah orang yang kami sayangi, percayalah..!! 
sungguh, semua ini hanya karena kalian..
Jika kami sudah memilih kalian, maka yakinlah, kalian
adalah peri kecil kami, setidaknya itu yang kami pikirkan saat itu...
Ketika kalian (mungkin tanpa kalian sadari) menyakiti
hati kami dan meninggalkan kami, kami mungkin akan marah.
tapi itu hanya sesaat, dan yang kalian harus tahu, ketika kami benar2 telah memilih kalian untuk
menemani kami, maka walaupun hubungan itu berakhir, separuh ruangan hati kami sudah kalian tulis
menjadi ruangan kalian, 
maka ketika kami mempunyai kekasih yang lain, 
maka mereka hanya akan mengisi ruang di sisi yang lain, 
datang, dan pergi pada sisi itu.
ruangan kalian akan tetap kosong untuk kalian, ketika kalian kembali untuk kami.
Tapi tolong, jangan khianati kami dengan lelaki yang lain! 
karena itu akan sangat menyakitkan untuk kami!
Dan maaf, kami mungkin.. akan meninggalkan kalian
selamanya.....

Panjaaang sekali tetapi semoga bisa bikin kita makin sayang sama lelaki yang kita punya saat ini, 
Thanks :))

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

POETRY 2

Pagi-pagi agak mengantuk tapi jobless,,  posting posting iseng dulu lah
Masih dengan puisi puisi jadul,, yang ini tahun 2010 an,, 
Kalo bicara 2010 di 2013 ini pantes dan wajar kok kalo dibilang jadul,,dan tentunya masih agak alay

Simak ya yang kali ini tell about love loh 
hihiiii :D

TANPA SEPATAH KATA
oleh: Azizah Nur

Tanpa sepatah kata kau datang
buatku tau arti cinta
buatku merasakan cinta
buatku mampu menumbuhkan rasa cinta
hingga aq mampu mencintaimu'
kini, esok bahkan mungkin seterusnya..

Tak ada janji 
tak ingin pula berjanji
takut tak dapat menepati 

Rasa ini cukup
cukup buatku dan kamu memahami
bahwa yang kita mau hanya satu
cinta yang takkan hilang
kini, esok, bahkan mungkin selamanya..

Puisi karya sastrawati amatiran kayak saya ya panteslah kalo masih acak-acakan, gak jelas,   
semoga bisa menghibur :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Gardening

Kemaaren lagi iseng-iseng jeprat-jepret taman di samping rumah , tapi fokusnya ke potretan  bunga-bunga nya, 
Ini lagi belajar loh jeprat jepretnya, jadi ya wajar hasilnya amatir.

Share foto tu di instagram kaka, katanya. Tapi saya kan lupa pasword akun saya, mau sign up lagi device nya hilang :D jadi intinya yang hilang apa yang lupa itu yaa...

tenang ga cuma foto aja yang di share, beberapa deskripsi foto dan kalo itu tanaman bermanfaat bakal di share juga manfaatnya. Simak ya....


Ini namanya bunga euporbhia, di rumah punya 2 versi merah muda dan putih. nama spesies asli dari bunga ini adalah E.milli. nah, ini punya khasiat loh, anatara lain:
  • Luka bakar : Daun dan batang direbus dengan air sampai mendidih, setelah dingin digunakan sebagai pengompres.
  • Bisul : Batang diiris tipis dan dibakar dan ditempelkan pada bisul.
Yang selanjutnya entah apa namanya yang penting bunga aja..
Yang ini masih bunga, bunga asoka namanya. Kaya film India ya,  Asoka yang memiliki nama ilmiah Sarca Indica merupakan tanaman dari India, dan juga meruoakan tanaman suci disana Bunga asoka ini memiliki warna yang beragam seperti warna merah, oranye dan kuning.Bunga ini juga memiliki khasiat loh sebagai oat disentri, dan haid yang tidak lancar, minum saja air rebusan dari bunga asoka ini dicampur dengan air rebusan bunga mawar. Pasti ga enak karena namanya juga obat.
Yang terakhir tanaman yang mirip kipas, kita sebut saja kipas-kipas (an). Tanaman ini tidak berbunga hanya terdiri dari daun-daun lebar yang mirip dengan kipas..


Ada beberapa jepretan lagi yang saya ga tau namanya apa, apa khasiatnya, tapi tanaman ini masih koleksi taman rumah saya. Ini Pic nya.. 

Semoga bermanfaat :))


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

POETRY 1



Lagi inget inget kalo dulu hobi banget bikin puisi,, buka file eh muncul puisi puisi usia alay zaman dahulu. pengen aja posting disini, cuma berbagi dan buat fun fun aja sambil nunggu mata ngantuk..

Simak yang ini tahun 2008 an :))

BIMBANG
Oleh Nur Azizah 

malam sunyi dan sepi...
aku termenung seorang diri
mencoba meratapi
tentang semua kegelisahan di hati

sering kali hati resah
dihantui rasa bersalah
apa yang terjadi?
apa yang terpikir?

aku tak pernah tau...

hati dilanda bimbang, cemas,
takut serta ragu menemani malamku ini
entah apa yang terjadi?

aku tak pernah tau...

mencoba bangkit dari khayalku
aku tak pernah bisa...

adakah yang mampu menjawab
mengapa ada masalah sahabat, cinta dan keluarga???

Setelah di ingat-ingat entah lkpan aku mengarang nya, umur mmasih SMP yah tatanan bahasa dan puitisasinya belum maksimal, nanti bandingkan aja sama tahun-tahun berikutnya.. simak terus ya :))
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SEMOGA BISA MEMBANTU !! ^__^


INDIKATOR PENILAIAN 
(share buat teman-teman, dan adik-adik yang cari referensi tugas)
A. Pengertian Indikator
Indikator berasal dari kata dasar bahasa Inggris to indicate, artinya menunjukan. Dengan demikian maka indikator berarti alat penunjuk atau “sesuatu yang menunjukan kualitas sesuatu”. Contohnya, kualitas siswa cerdas ditunjukkan oleh nilai prestasi. Maka nilai prestasi belajar merupakan indikator dari kualitas kecerdasan. Dengan demikian kecerdasan dapat distatuskan sebagai komponen, dan nilai prestasi sebagai indikator. Pengertian indikator pembelajaran bisa ditinjau dari empat sudut pandang, yaitu :
1.      Segi peran siswa indikator pembelajaran diartikan sebagai pernyataan perihal hasil yang dicapai siswa sesudah dibelajarkan.
2.    Segi keperluan siswa, indikator pembelajaran diartikan deskripsi perilaku yang diinginkan bisa dimiliki siswa sesudah mengikuti pembelajaran.
3.      Segi wujudnya, indikator pembelajaran bermakna deskripsi info yang ditunjukkan siswa menjadi hasil pembelajaran.
4.   Segi cara merumuskannya, indikator pembelajaran bisa diartikan hasil studi yang dirumuskan dengan rinci.
Jadi dapat disimpulkan bahwa indikator adalah pernyataan mengenai hasil belajar siswa yang dirumuskan dengan rinci sebagai penunjuk kualitas keberhasilan belajar siswa.


B. Ciri-Ciri  Indikator yang Baik
Sebuah indikator dikatakan baik apabila dalam merumuskan idikator memperhatikan beberapa ciri-ciri dibawah ini :
1.    Tujuan indikator harus dirumuskan dengan kalimat yang jelas, pasti, dan dapat diukur.
Maksudnya kalimat yang jelas adalah tujuan yang dungkapkan secara tertulis dan diinformasikan kepada siswa sehingga siswa dan guru mempunyai pengertian yang sama. Kalimat yang pasti, maksudnya tujuan mengandung satu pengertian atau tidak mungkin ditafsirkan ke dalam pengertian yang lain. Dapat diukur, artinya tingkat pencapaian siswa dalam perilaku yang ada dalam tujuan dapat diukur dengan tes atau alat pengukur lainnya.
2.  Spesifik dan jelas: mempunyai satu arti saja, menyampaikan informasi yang jelas tentang tingkah laku siswa yang diharapkan.
3.   Berorientasi pada siswa: tingkah laku yang diharapkan pada siswa di akhir kegiatan pembelajaran, dan bukan tingkah laku apa yang dilakukan guru dalam mengajar
4.  Menggunakan kata kerja yang menunjukkan tingkah laku yang dapat diamati/diukur atau yang sering isebut kata kerja operasional.
5.    Mempunyai 4 komponen, yaitu ABCD
Maksudnya Audience ( siapa yang harus memiliki kemampuan), Behaviour ( perilaku yang bagaimana yang diharapkan dapat dimiliki), Condition ( dalam kondisi dan situasi yang bagaimana subjek dapat dimunculkan kemampuan sebagai hasil belajar yang telah diperolehnya), Degree (kualitas atau kuantitas tingkah laku yang diharapkan dicapai sebagai batas minimal). Bentuk perumusannya bisa dilihat pada contoh berikut ini :
a.    Disampaikan tentang jenis-jenis pernapasan (C), diharapkan siswa (A) dapat membedakan (B) pengertian pernapasan Aerob Anaerob dengan tepat (D).
b.    Disampaikan tentang jenis-jenis pernapasan (C), diharapkan siswa (A) dapat memahami (B) pengertian pernapasan Aerob dan Anaerob (D).
     Coba Anda perhatikan perilaku dalam rumusan tujuan pembelajaran pada contoh a  diatas, yakni dapat membedakan. Perilaku tersebut merupakan perilaku yang terukur yang dapat diobservasi, sedangkan pada contoh b, yakni dapat memahami. Perilaku tersebut bukan perilaku yang spesifik, sebab tidak dapat diukur.
C. Merumuskan Indikator
Dalam merumuskan indikator perlu diperhatikan beberapa ketentuan sebagai berikut:
1.      Setiap KD dikembangkan sekurang-kurangnya menjadi tiga indikator
2.      Keseluruhan indikator memenuhi tuntutan kompetensi yang tertuang dalam kata kerja yang digunakan dalam SK dan KD. Indikator harus mencapai tingkat kompetensi minimal KD dan dapat dikembangkan melebihi kompetensi minimal sesuai dengan potensi dan kebutuhan peserta didik.
3.      Indikator yang dikembangkan harus menggambarkan hirarki kompetensi.
4.      Rumusan indikator sekurang-kurangnya mencakup dua aspek, yaitu tingkat kompetensi dan materi pembelajaran.
5.      Indikator harus dapat mengakomodir karakteristik mata pelajaran sehingga menggunakan kata kerja operasional yang sesuai. Contoh kata kerja yang dapat digunakan sesuai dengan karakteristik mata pelajaran tersaji dalam lampiran 1.
6.      Rumusan indikator dapat dikembangkan menjadi beberapa indikator penilaian yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan/atau psikomotorik.

D. Mengembangkan Indikator Penilaian
Indikator penilaian merupakan pengembangan lebih lanjut dari indikator (indikator pencapaian kompetensi). Indikator penilaian perlu dirumuskan untuk dijadikan pedoman  penilaian bagi guru, peserta didik maupun evaluator di sekolah. Dengan demikian indikator penilaian bersifat terbuka dan dapat diakses dengan mudah oleh warga sekolah. Setiap penilaian yang dilakukan melalui tes dan non-tes harus sesuai dengan indikator penilaian.
Indikator penilaian menggunakan kata kerja lebih terukur dibandingkan dengan indikator (indikator pencapaian kompetensi). Rumusan indikator penilaian memiliki batasan-batasan tertentu sehingga dapat dikembangkan menjadi instrumen penilaian dalam bentuk soal, lembar pengamatan, dan atau penilaian hasil karya atau produk, termasuk penilaian diri
E. Manfaat Indikator Penilaian
Mengembangkan indikator penilaian bermanfaat bagi :
1.      Indikator penilaian merupakan penjabaran lebih rinci dari tujuan yang lebih besar (kompetensi dasar/KD), sehingga bila indikator tercapai kemungkinan akan tercapainya KD akan lebih besar pula.
2.      Membantu siswa, guru,  dan evaluator memahami dengan jelas apa-apa yang diharapkan sebagai hasil suatu kegiatan pembelajaran.
3.      Membantu siswa, sebab dengan adanya indikator ini siswa dapat mengatur waktu, energi, dan pemusatan perhatiannya pada tujuan yang akan dicapai serta dalam mempersiapkan diri mengikuti penilaian tes maupun non-tes. Dengan demikian siswa dapat melakukan self assesment untuk mengukur kemampuan diri sebelum mengikuti penilaian sesungguhnya.
4.      Membantu guru, sebab dengan adanya tujuan ini akan dapat mengatur kegiatan pembelajarannya, metodenya, strateginya untuk mencapai tujuan tersebut serta dapat membantu guru dalam mengembangkan kisi-kisi penilaian yang dilakukan melalui tes (tes tertulis seperti ulangan harian, ulangan tengah semester, dan ulangan akhir semester, tes praktik, dan/atau tes perbuatan) maupun non-tes.
5.      Evaluator, sebab dengan adanya tujuan ini evaluator dapat menyusun tes sesuai dengan apa yang harus dicapai siswa.
6.      Membantu pimpinan sekolah dalam memantau dan mengevaluasi keterlaksanaan pembelajaran dan penilaian di kelas.
7.      Membantu orang tua dan masyarakat dalam upaya mendorong pencapaian kompetensi siswa lebih maksimal.

  

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Masih edisi kasih sayang

Kali ini kita bicara masalah warna dan kasih sayang. kalau bicara warna dan kasih sayang pasti yang ada dalam benak kita tuh satu warna "pink". Ya warna merah muda itu slalu jadi ikon kasih sayang loh....


tapi taukah arti atau filosofofi dari warna pink itu???
Aq share yah, tentang Filosofi warna pink ini..., anatara lain :

Pink adalah warna hasil campuran merah dan putih, dan seringkali disebut sebagai merah muda. Namun lebih tepat jika dijelaskan sebagai warna merah yang memudar. Alasannya adalah; karena pada ahli warna telah menemukan berbagai turunan spektrum warna pink ini.

Identik dengan perempuan, karenaa *Pink dijadikan lambang gerakan memerangi kanker payudara sejak tahun 2000 (pink ribbon campaign)"


Masyarakat Jepang memilih untuk menggunakan istilah pink film untuk menggantikan istilah blue film yang sudah mendunia. Mengapa ya...? karena Warna merah muda atau pink adalah warna yang paling banyak di sukai oleh kaum hawa. Pink adalah warna yang tenang, damai, pecinta-pecinta keindahan.


Pink adalah kombinasi dari warna merah dan putih. Kualitas energi ditentukan oleh seberapa banyak warna merah hadir, putih adalah lambang kesempurnaan, kesucian. Sementara warna merah yang penuh energi melengkapi kesempurnaan. Pink menggabungkan kedua energi ini dalam nuansa keindahan yang dapat menetralkan gangguan dan kekerasan.


Pink memberikan perasaan kepedulian, kelembutan, harga diri dan cinta kebersamaan. Bawalah warna pink dalam hidup anda ketika anda mengiginkan perasaan tenang, damai , indah dan untuk menciptakan cinta dalam lingkungan orang terkasih anda.



Kenyataan Banyak sebagian pria yang merasa enggan atau malu di depan temannya jika memakai baju berwarna pink dan bahkan akan menjadi tertawaan. Karena pink identik sekali dengan keindahan, kelembutan yang di miliki oleh kaum wanita. Harusnya ga sediskriminatif itu donk, kan kita uda tw arti warna pink itu apa.

Dan bahkan ada beberapa penjara di Amerika membuat baju tahanan nya berwarna pink bergaris hitam. Dengan tujuan agar bisa meredakan prilaku agresif.

So...... pink apa yang pernah qamu dapat dari orang terkasih???

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Artikel (Pancasilakan Hidupmu)



Pancasila yang menjadi dasar Negara Republik Indonesia memiliki nilai yang penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hari kesaktian pancasila yang selalu diwarnai  dengan upacara-upacara peringatan lahirnya  pancasila, semua orang mendadak menghafal pancasila, berlomba-lomba mengaitkan semua yang ada dengan sila-sila pancasila di hari itu, hanya di hari itukah?? Seharusnya tidak, karena pancasila bukan untuk sekedar dihafal.
Sebagai ideologi bangsa pancasila merupakan kekuatan besar untuk memperkokoh nilai kebangsaan yang membuat setiap warga Negara tidak mudah terombang-ambing. Berdasarkan hal tersebut hendaknya seluruh masyarakat tidak hanya bisa menghafal seluruh sila pancasila tetapi mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam setiap aspek kehidupan. Mengembangkan nila-nilai yang terkandung di dalam semua sila pancasila juga bisa memberikan kekuatan kepada kita sbagai warga Negara dalam menghadapi berbagai krisis moral yang datang di tengah-tengah kita saat ini.
Dalam dunia pendidikan, akankah output-output atau lulusan-lulusan SD, SMP, SMA, bahkan para sarjana hanya dituntut untuk hafal dan faham kelima sila pancasila tanpa mengimplementasikan value yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan? Tentu tidak, karena ketika mereka para ahli pendidikan hanya menghafal pancasila tanpa menrapkan nilai nya dalam kehidupan maka penyakit moral pun menyerang kehidupan mereka. Belajar dari kasus-kasus yang terjadi di kalangan pelajar akhir-akhir ini, sebut saja kasus tawuran pelajar antara siswa SMA 6 dan SMA 70 di sekitar KFC Bulungan 24 september lalu, yang mengakibatkan satu pelajar SMA 6 tewas. Peristiwa tawuran tersebut terjadi karena mereka para siswa SMA 6 dan SMA 70 tidak mengimplementasikan nilai yang ada dalam pancasila terutama sila ketiga, “Persatuan Indonesia”. Itu baru satu contoh dari sekian banyak contoh- contoh penyakit moral yang ada disekitar kita.
Sebagai calon guru yang bertugas mendidik siswa-siswa nya menjadi pribadi yang baik harus mampu mengajarkan nilai-nilai pancasila dengan tepat, menerapkan nilai-nilai yang ada dalam setiap sila pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sejalan dengan itu, pemerintah mengatakan mata pelajaran terkait pancasila dan pendidikan kewarganegaraan  akan lebih digalakkan dalam kurikulum pendidikan nasional yang baru yang akan diterapkan pada tahun ajaran 2013-2014 termasuk standar kompetensi lulusan (SKL) yang ingin dicapai dari penanaman mata pelajaran pancasila.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Artikel ku


Nasib bahasa kita
Bahasa kita adalah bahasa Indonesia yang merupakan bahasa resmi bangsa Indonesia yang  digunakan sebagai bahasa persatuan karena Indonesia adalah negara kepulauan dengan beranekaragam suku, budaya, dan bahasa. Untuk menyatukan dan mempermudah komunikasi antarsuku yang memiliki beragam bahasa, maka ditetapkanlah bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
Di era globalisasi sekarang ini kita banyak melihat fenomena menarik tentang nasib bahasa Indoonesia sebagai bahasa persatuan. Di satu sisi bahasa Indonesia masih banyak digunakan para ibu untuk mendidik anak-anak nya dengan demikian diharapkan anak-anak ketika dewasa nanti mahir dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Selanjutnya bahasa Indonesia juga digunakan dalam kemasan, atau prosedur penggunaan beberapa produk perusahaan luar negeri, dan kita seharusnya bangga. Namun di sisi lain, penggunaan bahasa Indonesia itu terancam punah dalam kehidupan sehari-hari terutama di kalangan pelajar setingkat SMP, SMA, bahkan di kalangan mahasiswa. Hal demikian terjadi karena mereka lebih senang menggunakan bahasa gaul daripada menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Apalagi dengan kemunculan bahasa gaul dan bahasa prokem yang ternyata sudah dibukukan oleh salah seorang artis ternama kita. Marakanya penggunaan SMS (Short Message Service), BBM (Blackberry Messenger), serta Whatsapp di dunia komunikasi yang menuntut menggunakan segala bentuk bahasa singkatan juga turut andil dalam menurunkan kesadaran berbahasa Indonesia.
Melihat beberapa fenomena tersebut kita sebagai calon orang tua nantinya harus mampu mengenalkan dan mengajarkan bahasa Indonesia kepada anak-anak kita dengan baik, agar mereka mengetahui bahasa pemersatu bangsa kita. Sebagai seorang guru harus mampu mengajarkan bahasa Indonesia kepada siswa-siswa nya dengan cara yang semenarik mungkin agar mereka lebih merasa senang dan bangga belajar bahasa Indonesia. Sebagai orang Indonesia sebaiknya belajar mencintai bahasa nasionalnya dan belajar memakainya dengan kebanggaan dan kesetiaan, sehingga membuat orang Indonesia berdiri tegak di dunia ini walaupun dilanda arus globalisasi dan tetap dapat mengatakan dengan bangga bahwa orang Indonesia menjadi bangsa yang berdulat yang mampu menggunakan bahasa nasionalnya untuk semua keperluan modern.

Ditulis oleh :    Nur Azizah


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bahasa anak

Bahasa adalah sesuatu yang penting dalam kehidupan yang fungsinya sebagai alat komunikasi. Setiap orang senantiasa berkomunikasi dengan dunia sekitarnya, dengan orang-orang yang ada di sekelilingnya. Perkembangan bahasa sudah dimulai sejak dari awal kehidupan. Sejak bayi, manusia telah berkomunikasi. Berawal dari tangisan saat pertama ia melihat dunia. Tangisan itu merupakan awal komunikasi dari seorang bayi, yang menandakan bahwa ia hidup. Pengertian bahasa sebagai alat komunikasi dapat diartikan sebagai tanda, gerak, dan suara untuk menyampaikan isi pikiran kepada orang lain.

Seorang anak pasti akan melewati fase perkembangan bahasa, dari masa kanak-kanak awal hingga masa kanak-kanak akhir. Maka pada umumnya Perkembangan bahasa merupakan perkembangan yang menonjol pada masa kanak-kanak akhir yaitu masa SD/MI. Karena itu usia SD/MI (Madrasah Ibtidaiyah) merupakan masa yang ideal untuk mengembangkan kemampuan berbahasa. Dengan mempelajari perkembangan bahasa anak, pendidik dapat memahami anak dan diharapkan dapat berkomunikasi dengan anak secara efektif.

Dalam pembahasan ini hal yang pertama akan kita bahas yaitu pengertian bahasa. Bahasa adalah suatu ujaran atau ucapan yang bermakna, bahasa juga dapat pula diartikan sebagai alat komunikasi antar anggota masyarakat, berupa lambang bunyi-suara yang dihasilkan oleh alat bicara. Bahasa merupakan faktor yang membedakan manusia dengan hewan. Bahasa merupakan anugrah dari Allah Swt. Dengan bahasa manusia dapat mengenal dan memahami dirinya, sesama manusia, alam, dan penciptanya.

Menurut para ahli, bahasa merupakan media komunkasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan (pendapat, perasaan, dll) dengan menggunakan simbol-simbol yang disepakati bersama, kemudian kata dirangkai berdasarkan urutan membentuk kalimat yang bermakna, dan mengikuti aturan atau tata bahasa yang berlaku dalam suatu komunitas atau masyarakat (Sinolungan, 1997; Semiawan, 1998). Menurut Elizabeth B. Hurlok, Bahasa mencakup setiap sarana komunikasi dengan menyimbolkan pikiran dan perasaan untuk menyampaikan makna kepada orang lain.

Keterampilan berbahasa memiliki empat aspek atau ruang lingkup yaitu keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Keterampilan mendengarkan di sekolah dasar meliputi kemampuan memahami bunyi bahasa, perintah, dongeng, drama, petunjuk, denah, pengumuman, berita, dan konsep materi pelajaran. Keterampilan berbicara meliputi kemampuan mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi secara lisan mengenai perkenalan, tegur sapa, pengenalan benda, fungsi anggota tubuh, kegiatan bertanya, percakapan, bercerita, deklamasi, memberi tanggapan pendapat/saran, dan diskusi. Keterampilan membaca meliputi keterampilan memahami teks bacaan melalui membaca nyaring, membaca lancar, membaca puisi, membaca dalam hati, membaca intensif dan sekilas. Keterampilan menulis meliputi kemampuan menulis permulaan, dikte, mendeskripsikan benda, mengarang, menulis surat, undangan, dan ringkasan paragraph ( Depdiknas, 2006).

Menurut Santoso (2004) bahasa sebagai alat komunikasi dilihat dari dasar dan motif pertumbuhannya memiliki empat fungsi, yaitu:
·         Fungsi informasi, yaitu untuk menyampaikan informasi kepada orang-orang disekitar, seperti adanya hubungan timbale-balik antara anggota keluarga ataupun anggota-anggota masyarakat.
·         Fungsi ekspresi diri, yaitu bahasa sebagai alat untuk mengekspresikan dan menyalurkan segala sesuatu yang ada dalam pikiran dan perasaan penuturnya. seperti menyampaikan atau menyalurkan perasaan, sikap, pendapat, gagasan, dan  emosi. Bahasa juga dapat menjadi alat atau media untuk menyatakan eksistensi (keberadaan) diri dan untuk menarik perhatian dari orang lain.
·         Fungsi adaptasi dan integrasi, maksudnya bahasa sangat bermanfaat jikalau kita berada di tempat orang yang memiliki perbedaan adat, tata karma, dan aturan-aturan di lingkungannya. Dengan bahasa (berkomunikasi) kita dapat beradaptasi dan berintegrasi dengan lingkungan yang baru.
·         Alat untuk mengadakan kontrol sosial, yaitu untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain. Bila fungsi ini berlaku dengan baik, maka semua kegiatan sosial akan berlangsung pula dengan baik, dan akan menghasilkan lingkungan yang tentram dan damai dengan nilai-nilai sosial yang berkualitas.

Setelah kita mengetahui empat fungsi bahasa menurut Santoso. Ada juga tiga komponen utama dalam bahasa yaitu: bentuk atau form, meliputi sintaksis, morfologi, dan fonologi; isi atau content, meliputi makna atau sematik; dan penggunaan atau use yang mencakup pragmatik. Sehingga dapat dikatakan bahwa dalam bahasa terkandung lima elemen, yaitu: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik. Fonologi berkenaan dengan ketentuan yang mengatur struktur, distribusi dan urutan bunyi, serta bentuk ucapan, morfologi berhubungan dengan organisasi kata-kata secara internal, sintaksis berkenaan dengan aturan-aturan dalam pembentukan kata dan kalimat (memiliki subjek, predikat, dan objek), sedang semantik berkenaan dengan sistem aturan mengendalikan makna isi kata atau kalimat. Dan yang terakhir pragmatik berkenaan dengan penggunaan bahasa yang dikaitkan dengan tujuan tertentu.

Selanjutnya kita akan membahas tentang tahap-tahap perkembangan bahasa anak. Perkembangan kemampuan atau keterampilan bahasa erat kaitannya dengan perkembangan kemampuan berpikir anak. Dalam berkomunikasi terjadi pertukaran ide, pikiran, dan perasaan. Agar dapat berkomunikasi dengan baik, maka anak harus menggunakan bahasa yang bermakna bagi orang lain yang diajak berkomunikasi. Disamping itu anak juga dituntut untuk dapat memahami bahasa yang digunakan orang lain. Oleh karena itu dalam berkomunikasi diperlukan kemampuan berbahasa yang jelas dan dapat dipahami oleh orang lain. Apabila anak tidak dapat menggunakan bahasa dengan baik dan jelas, maka dalam berkomunikasi anak akan mengalami kesulitan untuk mengungkapkan apa yang  dipikirkan dan dirasakannya.

Perkembangan bahasa pada anak terjadi sejak awal kehidupannya yaitu sejak ia lahir, berupa tangisan untuk mengungkapakan perasaan dirinya kepada orang lain kemudian dalam perkembangannya akan berupa ocehan atau celotehan, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan isyarat melalui gerakan tubuh yang merupakan bentuk komunikasi prabicara. Pola perkembangan bicara pada anak sejalan dengan perkembangan aspek lain, seperti aspek motorik, aspek kognitif, dan aspek sosial. Pada saat usia sekolah, rasa ingin tahu anak berkembang pesat. Karena itu maka peran orang tua dan guru sangat penting untuk dapat memaksimalkan kesempatan untuk mengajarkan keterampilan berbahasa. Seorang anak belajar berbahasa dengan mengumpulkan kosa kata atau perbendaharaan kata-katanya dari lingkungan sosial. Kosa kata anak biasanya berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, kata keterangan, dan kata-kata populer yang digunakan teman-teman atau kelompok anak-anak sebayanya. Setelah perkembangan bahasa berlanjut dalam bentuk kalimat, dimulai dari kalimat sederhana yang jauh dari kelengkapan sebuah kalimat menjadi kalimat yang semakin lengkap dan kompleks sesuai kebutuhan komunikasi anak.
Seiring dengan pertambahan usia dan perkembangan berbagai aspek psikologis anak, maka semakin sempurna pula kemampuan berbahasanya. Karena dalam kesehariannya anak akan membicarakan banyak hal berkenaan dengan kegiatannya sehari-hari, seperti bermain, belajar, dan kegiatan lain yang dilakukan anak pada umumnya. Klasifikasi untuk usia SD/MI dapat dibagi dua katagori, sebagai berikut:
·         Kegiatan berbicara yang berpusat pada diri sendiri (egosentik)
Anak tipe ini lebih senang berbicara tentang kesenangan dirinya sendiri atau kesenangan yang berhubungan dengan seseorang yang kebetulan bersamanya. Ia cendrung mendominasi pembicaraan, dan kurang berminat untuk mendengarkan bahkan menerima pendapat orang lain. Dengan demikian, bicara egosentrik ini seperti halnya monolog atau percakapan semu.
·         Kegiatan berbicara yang berpusat pada orang lain (sosialisasi)
Dalam perkembangannya anak akan cendrung menyesuaikan diri pada saat berkomunikasi dengan orang lain. Maksudnya mereka dapat menyesuaikan isi pembicaraan dan dapat menerima pendapat dari orang lain. Sehingga seorang anak dengan tipe ini dapat melibatkan dirinya dengan kegiatan sosial dan cendrung menjadi anak yang disenangi. Perkembangan ini dibagi kedalam lima bentuk: (a) adapted information, disini terjadi pertukaran pendapat atau adanya tujuan bersama yang diccari, (b) critsim, yang menyangkut penilaian anak terhadap ucapan atau tingkah laku orang lain, (c) command (perintah), request (permintaan), threat (ancaman), (d) questions (pertanyaan), dan (e) answers (jawaban).

Semiawan, 1998 (dalam Inggrid, 2008) menjelaskan bahwa perkembangan bahasa (pragmatik dan semantik) anak pada usia SD/MI dapat dijelaskan sebagai berikut:
·         Anak usia 5 tahun, sangat sering menggunakan bahasa untuk mengajukan permintaan, mengulang untuk perbaikan, dan mulai membicarakan topok-topik tentang gender.
·         Anak usia 6 tahun, mengulang dengan cara elaborasi untuk perbaikan, dan menggunakan kata-kata keterangan.
·         Anak usia 7 tahun, menggunakan dan memahami sebagai istilah dan membuat plot naratif yang mempunyai pengantar dan akhir dari topik yang ingin diungkapkan atau dibicarakan.
·         Anak usia 8 tahun, menggunakan topik-topik yang konkret, mengenal makna nonlitelal dalam bentuk permintaan langsung, dan mulai mempertimbangkan maksud lainnya.
·         Anak usia 9-12 tahun, anak memelihara topik melalui beberapa perubahan. Perkembangan bahasa menjadi berkurang (sedikit berbicara) pada anak yang mendekati masa puber dan dewasa. Pada masa puber terjadi perubahan fisik yang sangat cepat dan dihadapkan pada masalah yang dipikirkan orang dewasa.

Hal selanjutnya yang akan dibahas adalah tugas-tugas perkembangan bahasa. Dalam berbahasa, anak dituntut untuk menuntaskan atau menguasai empat tugas pokok yang satu sama lainnya saling berkaitan. Apabila anak berhasil menuntaskan tugas yang satu, maka berarti juga ia dapat menuntaskan tugas-tugas yang lainnya. Keempat tugas itu adalah sebagai berikut.
1.      Pemahaman, yaitu kemampuan memahami makna ucapan orang lain. Bayi memahami bahasa orang lain, bukan memahami kata-kata yang diucapkannya, tetapi dengan memahami kegiatan/gerakan atau  gesture-nya (bahasa tubuhnya).
2.      Pengembangan Perbendaharaan Kata, Perbendaharaan kata-kata anak berkembang dimulai secara lambat pada usia dua tahun pertama, kemudian mengalami tempo yang cepat pada usia pra-sekolah dan terus meningkat setelah anak masuk sekolah.
3.      Penyusunan Kata-Kata menjadi Kalimat, kemampuan menyusun kata-kata menjadi kalimat pada umumnya berkembang sebelum usia dua tahun. Bentuk kalimat pertama adalah kalimat adalah kalimat tunggal (satu kata) dengan disertai: “gesture” untuk melengkapi cara berpikirnya. Contohnya, anak menyebut “Bola” sambil menunjuk bola itu dengan jarinya. Kalimat tunggal itu berarti ‘tolong ambbilkan bola untuk saya”. Seiring dengan meningkatnya usia anak dan keluasan pergaulannya, tipe kalimat yang diucapkannya pun semakin panjang dan kompleks. Menurut Davis, Garrison & McCarthy (E.Hurlock, 1956) anak yang cerdas, anak wanita dan anakk yang berasal dari keluarga berada, bentuk kalimat yang diucapkannya itu lebih panjang dan kompleks dibandingkan dengan anak yang kurang cerdas, anak pria dan anak yang berasal dari keluarga miskin.
4.      Ucapan, Kemampuan mengucapkan kata-kata merupakan hasil belajar melalui imitasi (peniruan) terhadap suara-suara yang didengar anak dari orang lain (terutama orangtuanya). Pada usia bayi, antara usia 11-18 bulan, pada umumnya mereka belum dapat berbicara atau mengucapkan kata-kata secara jelas, sehingga sering tidak dimengerti maksudnya. Kejelasan ucapan itu baru tercapai pada usia sekitar tiga tahun. Hasil studi tentang suara dan kombinasi suara menunjukan bahwa anak mengalami kemudahan dan kesulitan dalam huruf-huruf tertentu. Huruf yang mudah diucapkan yaitu huruf hidup (vocal): a, i, u, e, dan o dan huruf mati (konsonan): t, p, b, m, dan n, sedangkan huruf yang sulit diucapkan adalah huruuf mati tunggal: z, w, s, r, dan g, dan huruf mati yang rangkap (diftong): st, str, sk, dan dr.

Setelah membahas tugas-tugas perkembangan bahasa, berikutnya kita akan membahas tentang apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak. Pada umumnya, pola perkembangan bahasa dan keterampilan berbicara pada anak akan mengikuti pola umum, namun tempo dan irama perkembangannya bersifat individual, terutama dalam frekuensi atau banyaknya anak bicara, serta isi atau topik pembicaraan. Hal ini dipengaruhi oleh:
1.      Faktor Kesehatan, Faktor ini merupakan faktor yang sangat penting dalam perkembangan bahasa anak. Pada umumnya anak yang sehat pasti lebih cepat belajar berbicara dibandingkan dengan anak yang kurang sehat. Hal ini disebabkan perkembangan aspek motorik dan aspek mentl sebagai pendukung kemampuan berbahasa, anak yang sehat dengan perkembangan kognitif optimal akan mampu berbicara lebih baik sehingga lebih siap untuk belajar berbicara. Oleh karena itu, untuk memelihara perkembangan bahasa anak secara normal, orangtua dan guru perlu memperhatikan kondisi anak. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah pola makanan, beri anak makanan yang bergizi dan jika di sekolah guru harus mengawasi anak agar tidak jajar sembarangan.
2.      Faktor Inteligensi (Kecerdasan), Perkembangan bahasa anak dapat dilihat dari tingkat kecerdasannya. Anak yang memiliki kecerdasan tinggi biasanya perkembangan bahasanya cepat. Namun, tidak semua anak yang mengalami kelambatan perkembangan bahasanya dikatagorikan anak yang bodoh (Lindgren, dalam E. Hurlock, 1956). Selanjutnya Hurlock mengemukakan hasil studi mengenai anak yang mengalami keterlambatan mental, yaitu bahwa sepertiga di antara mereka yang dapat berbicara secara normal dan anak yang berada pada tingkat kecerdasan yang paling rendah, mereka sangat miskin perbendaharaan katanya.
3.      Status Sosial dan Ekonomi dalam Keluarga, Beberapa studi tentang hubungan antara perkembangan bahhsa dengan status sosial ekonomi, menunjukkan bahwa anak yang berasal dari keluarga miskin mengalami keterlambatan dalam perkembangan bahasanya dibandingkan dengan anak yang berasal dari keluarga yang lebih baik. Kondisi ini terjadi mungkin disebabkan oleh perbedaan kecerdasan atau kesempatan belajar (keluarga miskin diduga kurang memperhatikan perkembangan bahasa anaknya) atau kedua-duanya (Hetzer & Reindorf dalam E. Hurlock, 1956).
4.      Jenis Kelamin (Sex), Pada tahun pertama usia anak, tidak ada perbedaan dalam vokalisasi antara anak laki-laki dan anak perempuan. Namun mulai usia dua tahun, anak perempuan mulai menunjukkan perkembangan yang lebih cepat dari pada anak laki-laki. Lihat saja, pada umumnya anak perempuan lebih cepat perkembangan bahasanya (kosa katanya lebih banyak dan lebih sering berbicara), dari pada anak laki-laki.
5.      Hubungan Keluarga, Hubungan ini dimaknai sebagai proses pengalaman berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan dan keluarga, terutama dengan orangtua yang mengajar, melatih, dan memberikan contoh berbahasa pada anak. Hubungan yang sehat antara orangtua dan anak (penuh perhatian dan kasih saying dari orangtuanya) memfasilitasi perkembangan bahasa anak, sedangkan hubungan yang tidak sehat mengakibatkan anak akan mengalami kesulitan atau keterlambatan dalam perkembangan bahasanya. Hubungan yang tidak sehat itu bisa berupa sikap orangtua yang tidak peduli kepada anak, sikap kasar terhadap anak, dan kurang komunikasi dengan anak. Maka perkembangan bahasa anak cendrung akan mengalami kelainan, seperti: gagap dalam berbicara, idak jelas dalam berkata atau mengungkapkan kata-kata, merasa takut untuk mengungkapkan pendapat, dan berkata yang kasar atau tidak sopan.
6.      Keinginan dan Dorongan untuk Berkomunikasi Serta Hubungan dengan Teman Sebaya, Semakin kuat keinginan seorang anak untuk belajar berbicara ditambah dengan dorongan dari keluarga untuk berkomunikasi dengan orang lain, terutama dengan teman teman sebayanya, maka akan makin kuat pula usaha anak untuk berbicara atau berbahasa. Hal ini tentu sangat mendukung anak dalam mempercepat perkembangan bahasanya.
7.      Kepribadian, Anak yang dapat menyesuaikan diri dengan baik cendrung memiliki kemampuan berbicara yang lebih baik jika dibandingkan dengan anak yang mengalami masalah dalam penyesuaian diri (susah untuk beradaptasi). Kemampuan berbahasa anak yang memiliki kepribadian dan penyesuaian diri yang baik juga akan lebih baik secara kuantitas (jumlah kata dan keseringan bicara) maupun secara kualitas (ketepatan pengucapan dan isi/topik pembicaraan) dalam berbahasa.
Hambatan atau kesulitan perkembangan bahasa terjadi apabila anak tidak meninggalkan kebiasaan berbicara pada masa anak awal. Akibatnya, anak mengalami keterlambatan berbicara. Hingga anak menjadi kurang percaya diri dan merasa tidak mampu dalam bersosialisasi. Demikian juga, tipe anak yang berbicara secara egosentrik dapat mengakibatkan anak menjadi semakin tertutup dan sulit untuk beradaptasi. Masalah lain berupa anak yang bisu (tunawicara), ia tidak dapat berbicara, mengucapkan kata dengan jelas dan benar.
Dan hal yang terpenting adalah upaya mengoptimalkan perkembangan bahasa anak. Bagaimana cara kita agar perkembangan bahasa pada anak berjalan lancar. Dari uraian di atas tampak bahwa meskipun terdapat perbedaan individual dalam perkembangan bahasa, hal yang harus diingat dalam perkembangan bahasa yaitu penggunaan bahasa secara tepat dalam percakapan untuk mengemukakan isi pikiran, keinginan, dan motivasi untuk melakukan eksplorasi dan berkomunikasi dengan orang lain, terutama untuk kepentingan pencapaian tujuan pembelajaran. Pola berbahasa orang dewasa di sekitar, dan berbagai cerita atau fiksi bisa menjadi model bagaimana cara berbahasa yang baik dan benar, serta menumbuhkan minat anak untuk selalu bersemangat untuk belajar.
Masa kanak-kanak sampai awal masa remaja merupakan periode untuk mengembangkan bahasa. karena di masa itulah terjadi interaksi-interaksi antar seorang individu (anak) dengan  lingkungan sekitarnya, seperti jika si anak berada di sekolah dia akan berinteraksi dengan lingkungan sekolahnya. Ia berkomunikasi dengan guru, teman sebaya, kakak kelas, pedagang di sekolahnya dan lain-lain. Dan jika dia berada di lingkungan keluarga dan rumahnya, dia pasti akan berinteraksi dengan ayah, ibu, kakak, dan tetangganya. Dapat dikatakan faktor lingkungan juga turut berperan dalam mengoptimalkan perkembangan bahasa anak. karena di sanalah secara tidak langsung atau secara tidak disadari terjadi pelatihan berbicara atau berbahasa pada anak.

Terkait dengan proses pembelajaran formal keterampilan berbahasa menurut Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (Depdiknas, 2006) memiliki empat aspek atau ruang lingkup, yaitu keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Keterampilan mendengarkan di sekolah dasar atau di madrasah ibtidaiyah memiliki cangkupan materi kemampuan memahami bunyi bahasa, perintah, dongeng, drama, petunjuk, denah, pengumuman, berita, dan konsep materi pelajaran.
Keterampilan berbicara memiliki cakupan materi kemampuan mengungkapkan pikiran,  perasaan dan informasi secara lisan mengenai perkenalan, tegur sapa, pengenalaan benda, fungsi anggota tubuh, kegiatan bertanya, percakapan, bercerita, deklamasi, member tanggapan, pendapat atau saran, diskusi dan lain-lain. Keterampilan membaca meliputi keterampilan memahami teks bacaan melalui membaca keras (nyaring), membaca lancar, membaca puisi, membaca dalam hati, membaca intensif dan sekilas. Keterampilan menulis memiliki cakupan materi kemampuan menulis permulaan, dikte, mendeskripsikan benda, mengarang, menulis surat, menulis cerita, menulis undangan, meringkas sebuah paragraph, dan lainnya.
Hal-hal tersebutlah yang harus di optimalkan di usia SD/MI. Untuk mengoptimalkan perkembangan bahasa anak SD/MI. Maka dalam perakteknya di kelas seorang guru harus dapat menyeimbangkan pengembangan keempat aspek perkembangan bahasa tersebut, baik untuk kepentingan pencapaian tujuan pembelajaran maupun pengembangan keterampilan berbahasa pada umumnya.
Selain itu ada beberapa hal lagi yang dapat menunjang pengoptimalisasian perkembangan bahasa pada anak, menurut Karl Buhler ada tiga daya pendorong yang membuat anak dapat mengoptimalkan perkembangan bahasanya, yaitu:
1.      Dorongan Pernyataan (Kundgabe), Dorongan untuk menyatakan kepada orang lain apa-apa yang terkandung dalam perasaan atau hati. Maksudnya seorang anak dapat mengungkapkan sesuatu, entah itu gagasan, pendapat atau apa saja yang ada dalam perasaan atau hati si anak kepada lawan bicaranya.
2.      Dorongan Menguraikan (Auslosung), Dorongan untuk menguraikan apa-apa yang ingin dikatakan, termasuk perkataan yang tidak  diketahui. maksudnya seorang anak mampu menguraikan atau menjelaskan apa yang ia katakan, bukan hanya mampu menyatakan tetapi juga mampu menjelaskan apa yang ia katakan kepada lawan bicaranya.
3.      Dorongan menyampaikan (Darstellung), Dorongan untuk menyampaikan segala  sesuatu yang menarik perhatiannya kepada orang lain, termasuk tanda-tanda meminta pertolongan. Maksudnya seorang anak tidak malu untuk bertanya tentang sekitarnya, seperti bertanya kepada temannya tentang penunjuk jalan (seperti lampu lalu lintas dan tanda-tanda yang ada di jalan raya), meminta tolong jika ia membutuhkan pertolongan, dan sebagainya.
Untuk menuntun anak dalam mengenai perkembangan bahasa itu sangat penting. Karena dapat membantu anak berkomunikasi dengan baik dan ank tersebut tentunya akan mengerti tentang pemahaman-pemahaman tertentu. Untuk itu perlu sekolah terutama di setiap kelas suatu pembelaajaran yang efektif sehingga perkembangan bahasanya bisa berjalan secara optimal.
Pembelajaran yang optimal maka sangat perlu bahasa yang komunikatif yang memungkinkan semua pihak yang terlibat dalam interaksi belajar mengajar dapat berperan secara aktif dan produktif. Bahasa itu merupakan alat komunikasi dalam pergaulan social sehingga dengan komunikasi bisa menghasilkan pembelajaran efektif untuk mendapat pendidikan yang optimal. apabila guru dan siswa saling komunikasi dengan baik dan anak mengerti apa yang dikatakan oleh seorang guru, tentunya dapat menghasilkan pembelajaran yang optimal. untuk itu, diharapkan seorang guru agar menggunakan bahasa anak di dalam kelas daripada bahasa orang dewasa.
Dari terjalinnya suatu komunikasi antara seorang guru dan peserta didik, tentunya pemberian lingkungan kondusif bagi perkembangan bahasa itu sangat penting. Dengan adanya lingkungan kondusif yang tercipta sesuai dengan kebutuhan anak untuk perkembangan bahasa pada saatnya, akan berdampak sangat positif terhadap perkembangan bahasa anak, tidak hanya sebagai pengguna bahasa yang pasif, tapi juga menjadi pengguna bahasa yang aktif. Untuk menciptakan suatu lingkungan kondusif dikelas yaitu pengaturan tata letak meja kursi dan lainnya, dan juga suara seorang guru agar tidak begitu lirih di dalam kelas, sehingga seorang guru harus mengatur suaranya agar dapat didengar semua siswa.

Daftar Referensi

Hurlock, Elizabeth B.1978.Perkembangan Anak, Jakarta: PT. Glora Aksara Pratama.
Milifah, Ilun.2008.Perkembangan Peserta Didik,Jakarta:PT. Indeks Cemerlang.
Purwakania, Aliah B. Hasan.2006.Psikologi Perkembangan Islami menyingkap tentang manusia dari prakelahiran hingga pascakematian,Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Yusuf, Syamsu LN.2009.Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja,Bandung: PT. REMAJA  ROSDAKARYA.





           


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS